• SMA NEGERI 1 PECANGAAN
  • Unggul dalam Prestasi, Religius dalam Pekerti, Peduli Lingkungan Bersih Lestari

Video Chanel Youtube Sebagai Media Baru Pembelajaran Melalui Pendekatan Content Creator Project

Penulis :

Perkenalkan nama saya Savitri Meirita, S.Pd merupakan guru SD Negeri 02 Bringin Batealit Jepara. 

 

Keberadaan internet sebagai jaringan komunikasi berbasis saluran data yang mampu melakukan transfer data digital meliputi audio dan video, membuat masyarakat diseluruh dunia dengan mudah untuk dapat saling terhubung. Banyak content creator yang membagikan hal-hal yang mereka ketahui dengan memanfaatkan rekaman video dan membagikannya secara gratis kepada banyak orang, dengan semakin luasnya perkembangan teknologi nirkabel dan infrastruktur jaringan internet, membuat kebutuhan akan akses jaringan internet semakin dianggap sangat penting dalam memperoleh informasi, khususnya informasi yang disajikan dalam bentuk audio dan video, yang dalam penyampaian materinya Content Creator berupaya memberikan informasi yang lengkap dan mudah difahami, bahkan dengan intonasi penyampaian materi tanpa batasan-batasan aturan akademis, sehingga penonton video tersebut merasakan bahwa informasi yang mereka peroleh lebih mudah dan lebih banyak didapat dari youtube daripada guru disekolah.

Gambar 1. Ilmupedia Rahelia Peni Lestari

Internet sebagai salah satu perkembangan teknologi yang semakin mutakhir dan mampu merambah sebagian besar wilayah diseluruh dunia, khususnya Negara-negara berkembang dan Negara maju, telah mampu membawa perubahan besar bagi masyarakatnya. Keberadaan internet sebagai jaringan komunikasi berbasis saluran data yang mampu melakukan transfer data digital meliputi audio dan video, membuat masyarakat diseluruh dunia dengan mudah untuk dapat saling terhubung. Yang kemudian turut berkembang pada perangkat pendukung untuk dapat menggunakan fasilitas yang disediakan.

Budaya media video berbagi telah banyak mendominasi kehidupan sehari-hari manusia yang saat ini menjadi background aktifitas utama banyak orang. Trend gaya hidup masyarakat kota besar yang terus berkembang dan tingkat kebutuhan hidup yang semakin banyak, dinilai berpeluang besar oleh para konten kreator youtube untuk mereka membuat atau menciptakan hal-hal baru yang kemudian mereka berikan kepada jutaan orang diseluruh dunia.

Youtube sebagai salah satu perusahaan penyedia layanan online berbasis video berbagi, telah berkembang sangat pesat khususnya bagi masyarakat yang selalu terhubung dalam jaringan. Sebagai media baru dalam menyampaikan informasi dengan keluasan akses yang lebih mudah dijangkau banyak pihak, dan kemudahan yang diberikan oleh youtube sebagai penyedia layanan berbasis video berbagi, ditambah dengan adanya sharing profit atas pendapatan iklan bagi pada konten creator untuk setiap video yang mereka upload, menjadikan situs layanan ini sangat digemari banyak orang diseluruh dunia.

Banyak content creator yang membagikan hal-hal yang mereka ketahui dengan memanfaatkan rekaman video dan membagikannya secara gratis kepada banyak orang, sebagai media untuk memperoleh pengetahuan baru dan media untuk belajar tanpa harus bertemu langsung dengan guru di kelas. Banyak konten creator yang memanfaatkan chanel  mereka untuk fokus membuat karya kreatif dengan memanfaatkan benda, atau barang- barang yang mudah diperoleh disekitar tempat tinggal, hal ini ditujukan agar memudahkan follower mereka untuk dapat membuat atau menirukan kembali apa yang sudah mereka hasilkan.

Skill yang harus dimiliki seorang content creator, sebagai bekal suksesnya konten yang akan  dibuat diantaranya:

  1. Melek Berita.

Skill utama adalah selalu mencari trending topik yang sedang ramai diperbincangkan masyarakat.

  1. Menulis dan Membuat Content Secara Rutin.

Konsisten menampilkan hasil karyamu sehingga penonton tidak menanti – nantikan kapan akan diupdate berikutnya.

  1. Pelajari Pangsa Pasar.

Pelajari sasaran pasarmu, lalu buat konten yang popular dikalangan mereka.

  1. Buat Gayamu Sendiri.

Tentukan gaya konten yang akan kamu buat, sambil selalu buat versi yang lebih baik.

  1. Buat Jaringan Network-mu.

Mulailah dengan hal kecil yaitu membaca komentar orang lain, lalu bangun komunikasi dan carilah koneksi sebanyak – banyaknya.

  1. Berikan Solusi, bukan hanya mengomentari.

Jangan cukup hanya mengkritisi suatu permasalahan tapi juga harus memberikan solusi dan kritik yang membangun, sehingga kontenmu lebih berbobot.

  1. Selalu Bertanya.

Teruslah menanyakan segala hal dan jadikan keseharianmu seagai sesuatu yang menarik untuk dilihat orang lain. Lakukan brainstorm setiap hari agar kamu tidak kehabisan ide menarik.

 

Nah, berangkat dari content creator ini saya mewakili seorang guru yang menjadi tokoh dalam Pendidikan mengajak teman teman semua untuk ikut terpacu belajar menjadi content creator di ruang kita masing – masing. Konten yang dibuat tidak perlu terlalu berat melainkan ringan, familiar, mudah diakses semua kalangan dan menarik. Banyak tema konten yang bisa kita angkat menjadi konten yang akan kita buat, salah satu contoh menarik adalah konten – konten youtube yang konsisten dengan satu tema yang sudah ditonton ribuan bahkan jutaan peselancar youtube.

 

Gambar 2. contoh  konten creator youtube Tridaya Online

 

Dari konten yang kita buat nanti siswa bisa belajar dengan pendekatan Content Creator Project (CCP) adalah cara yang tepat dalam melaksanakan pembelajaran saat ini atau di masa yang akan datang. Melalui CCP guru mempunyai peluang banyak untuk mewujudkan siswa seperti apa yang siswa inginkan, bukan yang guru inginkan. Melalui CCP siswa dapat mencari lebih cepat bakat dan minat apa yang seharusnya mereka pelajari, bukan hanya mengerjakan tugas dari guru yang tidak mereka senangi. Melalui CCP orang tua dapat mengarahkan anaknya agar mampu mengembangkan bakat dan minatnya.

Sedangkan peran sekolah dalam hal ini dimana? Sekolah, staf dan guru tugasnya hanya memfasilitasi siswa untuk dapat dengan cepat menyesuaikan diri atas perubahan yang terjadi. Perubahan cara pandang ini harus disertai oleh perubahan pandangan sekolah dan guru tentang hakekat belajar saat ini. Demikian juga orang tua, cara pandang dalam memandang pendidikan anak tidak lagi harus sama ketika mereka belajar dulu. Semuanya harus menyesuaikan diri terhadap perubahan ini.

Cara kerja CCP sebenarnya sangat sederhana. Kebetulan yang diberikan dalam contoh RPP ini adalah CCP berbasis youtube. Sebenarnya bukan sesederhana itu cara kita dapat memandang strategi CCP ini. Kita dapat menyesuaikan strategi CCP ini dalam segala kondisi. Biasanya, hambatan yang paling besar ketika berbicara masalah daring adalah paket pulsa, HP kamera dan aplikasinya. Apakah hal lain tidak dapat dimanfaatkan untuk penerapan CCP dalam pembelajaran? Jawabannya sangat banyak.

Berbagai cara dapat dilakukan guru agar pendekatan ini dapat dilaksanakan terutama jika menghadapi beberapa kondisi yang merupakan sebuah rintangan seperti:

  1. Jika tidak ada HP kita dapat memanfaatkan medsos guru untuk membagikan konten siswa dimana siswa sebelumnya diberikan tugas dengan cara dibawakan ke rumahnya masing-masing, dimana guru memberi penjelasan terkait dengan tugas yang akan diberikan. Tugas yang telah selesai selanjutnya diunggah oleh guru dan komentarnya disampaikan kembali pada siswa.
  2. Jika ada salah seorang teman siswa telah memiliki perangkat HP, maka akan lebih gampang lagi dimana tugas-tugas yang diberikan diunggah oleh siswa tersebut dimana selanjutnya memberikan kesempatan publik di medsos untuk memberikan komentar.

Demikianlah artikel ini ditujukan untuk mengungkapkan keresahan kita terhadap perubahan yang terjadi berkat ada atau tidak adanya Pandemi Covid -19, bahwa perubahan itu pasti terjadi. Perubahan yang terjadi hendaknya disikapi dengan perubahan cara pandang juga. Bahkan perubahan dalam memandang perubahan itu sendiri. Stratgi CCP adalah salah satu solusi dalam melaksanakan proses belajar dimana siswa akan mencari dan mendapatkan apa yang mesti mereka pelajari berdasarkan apa yang mereka senangi.

Proses belajar yang menghasilkan produk belajar tersebut selanjutnya dibagikan kepada publik melalui medsos. Dinamika medsos yang senantiasa berkembang memiliki aturan tersendiri dalam melakukan penilaian terhadap konten atau produk belajar itu. Standar penilaian publik adalah kenyamanan dan kebermanfaatan konten menurut jenis konten yang dibagikan tersebut.

Pemilik chanel atau konten kreator akan berupaya maksimal dalam menyampaikan informasi dan ilmu yang mereka miliki agar selalu mendapat apresiasi dari para follower setia mereka, yang dalam youtube dikenal dengan subscriber. Baik dari sisi isi materi, kualitas audio dan video hingga cara dan gaya yang mereka hadirkan pada subscriber agar selalu merasa sudah kenal dekat, bahkan mereka juga sering memberikan hadiah-hadiah menarik kepada pada penonton setia video mereka.

Sekian terimakasih.

Created :

Komentari Tulisan Ini